Rekomendasi Plugin WordPress Terbaik Yang Saya Pakai

Rekomendasi Plugin Wordpress

Salah satu alasan saya menggunakan dan merekemondasikan platform WordPress alih-alih blogspot atau blogger, adalah karena sangat terbantu dengan keberadaan sebuah Plugin. Ada jutaan Plugin WordPress yang tersedia di luar sana baik itu Free, Freemium, atau berbayar yang dapat membantu melengkapi fitur sebuah website.

Plugin atau script tambahan dibangun untuk melakukan fungsi tertentu yang tidak ada pada WordPress standar pada umumnya. Kita sendiri tak perlu menguasai kemampuan teknis seperti bahasa pemrograman. Kamu cukup install dan mengaktifkan plugin itu saja. Praktis banget, kan?

Ada banyak banget Plugin WordPress di luar sana. Bahkan untuk satu fungsi saja terdapat ratusan bahkan ribuan Plugin dengan keunggulannya masing-masing yang dapat kita pilih.

Walau begitu, tak semua plugin yang harus kita aplikasikan ke dalam website kita. Karena tak sedikit pula plugin yang berat dan justru memberatkan website/blog kita sendiri.

Nah, Kamu tak perlu lagi bingung memilih mana plugin yang baik dan tidak. Disini saya mau kasih beberapa rekomendasi plugin WordPress terbaik yang saya pakai selama bertahun-tahun.

Monggo disimak, ya!

  1. Yoast SEO

    Ngomongin soal blog/website, tentu tidak lepas dari Search Engine Optimization (SEO). Nah, buat yang sering bertanya saya lewat Instagram, email dan Whatsapp, bagaimana caranya agar artikel kita sering nampang di halaman pertama Google, adalah dengan menerapkan SEO.

    Dari sekian banyak plugin SEO, saya merekomendasikan Yoast SEO, salah satu plugin yang paling banyak digunakan saat ini, dan seringkali disebut-sebut sebagai plugin terbaik untuk kategori SEO. Sebelum menggunakan Yoast SEO, dulu saya menggunakan plugin All in One SEO.

    Yoast SEO ini sangat memudahkan kita dengan memberikan saran mengenai keyword, deskripsi, meta, dan lainnya, serta secara otomatis akan mengirimkan XML sitempa terbaru ke search engine.

    Saya paling suka dengan fitur “SEO Analysis” yang dapat membantu kita memonitor poin-poin apa saja yang kurang atau berlebihan pada SEO on Page.


    TIPS:
    Jangan terlalu terpatok dengan indikator orange dan hijau, karena bakal bikin kamu pusing. Tak perlu semuanya harus hijau 100%.

  2. WP Optimize

    Setiap aktivitas yang terjadi di website akan menghasilkan data record yang tercatat di dalam database. Seperti post revision, auto-draft post, transient dan lain sebagainya. Bahkan bila kita menghapus sebuah plugin, sebenarnya plugin tersebut belum sepenuhnya terhapus karena data-datanya masih tertinggal di database.

    Data-data sampah tak penting tersebut kedepannya akan menghambat kinerja WordPress bila jumlahnya sangat banyak.

    Salah satu plugin wordpress yang saya pakai untuk mengoptimalkan database tersebut adalah WP Optimize. Ada beberapa artikel yang saya baca, bahwa plugin ini masuk dalam salah satu bad-plugin, namun sejauh ini tak ada masalah berarti yang saya alami.

  3. WP Rocket

    Kecepatan loading sebuah website menjadi salah satu faktor penting dalam SEO. Google pun lebih mengutamakan website dengan kecepatan tinggi, bahkan standar loading sebuah halaman adalah dibawah 2.5 detik (silahkan test website kamu disini).

    Kenapa penting?

    Karena semakin cepat blog/website kamu dimuat, semakin baik juga pengalaman pengguna. Saya sendiri juga sering bete bila mengakses sebuah website yang lambat. Pengguna atau pencari di search engine itu adalah ‘customer’ Google, bila ‘customer’-nya puas, Google pun pada akhirnya memberikan ranking yang baik blog kita di hasil pencarian.

    Selain faktor server atau hosting yang lambat, file-file seperti HTML, JavaScript, dan CSS sebuah WordPress Theme juga dapat memperlambat website. Nah, plugin WordPress yang satu ini gunanya untuk cache beberapa file-file berat tersebut sehingga loading lebih ringan.


    TIPS:
    WP Rocket adalah premium plugin, harganya pun terbilang mahal USD49/tahun (saya mengaktifkannya saat promo USD36.76). Jadi, silahkan pertimbangkan bila ingin menggunakan plugin ini.

    Walau begitu, kamu bisa juga menginstall plugin dengan fungsi serupa yaitu WP Super Cache, yang lebih mudah.

  4. URL Shortener by MyThemeShop

    Kalau plugin ini saya rekomendasikan buat kamu yang ingin memaksimalkan potensi blog/website seperti iklan atau affiliate. Sesuai namanya, plugin ini berfungsi untuk mempersingkat dan menyederhanakan URL yang biasanya panjang dan sulit diingat.

    Tujuannya tentu saja untuk memudahkan mengingat sebuah link. Plugin ini biasanya saya pakai untuk mempersingkat URL affiliate, misalnya menjadi domainkamu.com/agoda/hotel-a. Selain itu tersedia juga fitur tracking yang menjelaskan berapa banyak jumlah yang meng-klik URL tersebut.

 

Baca juga: Cara Cek Broken Link dan Memperbaikinya

Okay, segitu dulu rekomendasi plugin WordPress yang bisa saya bagikan. Kedepannya daftar ini akan selalu saya update, jadi tunggu saja, ya!

BTW, kamu sudah pakai yang mana, nih? Coba share dikolom komentar dong!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *